"When your head gets noisy, write it down" turn out it looks like a complaining and crazy blog now. It was blog full of critical thinking, social cause awareness, motivation and other positive energy. But at a point, it flipped 180 degree, there some posts tried to back to those "positive energy only", but not yet succeeded. Keep fall and fall. Anyway, dont you think write down your crazy thoughts here is better than to mainstream social media?

Tuesday, December 23, 2014

Ibu

Berapa lama aku harus termangu didepan layar?
Mencari satu kata untuk memulai
Saat sedikit terangkai,
Tidak, bukan seperti ini harusnya
Salah, delete, cari kata lain
Dari mana harus memulai?
Bahkan ceritanya seperti tak punya awal
Selalu ada cerita dibalik cerita, cerita sebelum cerita
Apa yang harus aku uraikan mengenai satu kata itu?
Toh sudah banyak insan menguraikan.

Kau ingat keterangan Anna Althafunnisa dalam novel Ketika Cinta Bertasbih mengenai satu kata bernama "Cinta"?

“Mmm… cinta! Menurutku,
Sekalipun cinta telah kuuraikan dan kujelaskan panjang lebar.
Namun jika cinta kudatangi aku jadi malu pada keteranganku sendiri.
Meskipun lidahku telah mampu menguraikan dengan terang.
Namun tanpa lidah,
cinta ternyata lebih terang
Sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya
Kata-kata pecah berkeping-keping
begitu sampai kepada cinta
Dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya
Bagaikan keledai terbaring dalam lumpur
Cinta sendirilah yang menerangkan cinta
Dan percintaan!”

Mungkin seperti itu pulalah jika aku ingin menguraikan kata "Ibu", kata "Ibu" itu sendiri telah menerangkan.

No comments:

Post a Comment