"When your head gets noisy, write it down" turn out it looks like a complaining and crazy blog now. It was blog full of critical thinking, social cause awareness, motivation and other positive energy. But at a point, it flipped 180 degree, there some posts tried to back to those "positive energy only", but not yet succeeded. Keep fall and fall. Anyway, dont you think write down your crazy thoughts here is better than to mainstream social media?

Monday, November 23, 2015

Setiap Orang Punya Cela yang Menarik Diperbincangkan

Setiap kawan punya cela yang kian nampak. Sikap dan pola pikir yang orang lain menilainya salah. Psikologi yang dapat dianggap aneh bahkan menyimpang. Iya aneh, selalu dipertanyakan 'kenapa?' 'kog gitu sih?' 'ih aneh deh'. Kian menarik dibincangkan bahkan didiskusikan. Mereka salah dengan kesalahan masing-masing. Mereka aneh dengan keanehan masing-masing.

Pernahkah bertanya? Di mana cela diri? Apa keanehan diri? apa yang menarik mereka gunjingkan tentang diri? Pasti ada. Takut? malas? banyak alasan? latah? nggak fokus? dan hal aneh atau menyebalkan yang lain. Semua orang tau tiap insan punya yang kita sebut kekurangan. Pun aku tau apa, haruskah mengikuti aturan mereka? atau cukup menjadi kafilah dan berlalu? Tak semua hal harus di jelaskan bukan? Toh diladeni, tetap mungkin ada celah untuk melihat aib, tetap ada bahan perbincangan. Seperti cerita ayah, anak dan keledai mereka, selalu ada cela yang nampak, meladeni bisa jadi hanya mempersulit diri.

Membincangkan cela orang lain? untuk kebaikan katanya. Mungkin sih, tapi betapa sulitnya membedakan niat. Apakah itu kebijaksanaan atau hanya dorongan nafsu yang dianggap sepele. Alih-alih menyelesaikan masalah, berita dari mulut ke mulut malah terjadi. Tak bisa di undo. Dan bukankah pasti ada juga cerita kebaikannya? kenapa tak juga memilih itu?

"(Ingatlah) ketika kamu menerima (berita bohong) itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan apa yang tidak kamu ketahui sedikitpun, dan kamu menganggapnya remeh, padahal dalam pandangan Allaah itu soal besar". (An-Nuur:15)

No comments:

Post a Comment