"When your head gets noisy, write it down" turn out it looks like a complaining and crazy blog now. It was blog full of critical thinking, social cause awareness, motivation and other positive energy. But at a point, it flipped 180 degree, there some posts tried to back to those "positive energy only", but not yet succeeded. Keep fall and fall. Anyway, dont you think write down your crazy thoughts here is better than to mainstream social media?

Tuesday, March 26, 2019

Pilpres 2019

President election 2019.

Barusan buka fb dan nyempetin (lebih tepatnya memberanikan diri), buka semacam page pendukung salah satu paslon. Oh my God, ngga kuat liatnya. well, intinya jadi aku udah sekilas liat lah kondisi kampanye dan tubuh dari kedua paslon. SAMA AJAAA. Selama ini aku lebih suka liat review2 atau komentar orang gitu sih, kayak Panji, Najwa, mm trs apa lagi ya? dan slentingan berita kanan kiri lah haha.

Mm aku udah ada pilihan sih bakal pilih siapa. Cuma yaaa... alasan milihnya tipis2. Kasih tau ngga ya?~~~ kkk

Satu hal sih yang pasti aku rasain, aku sedih. Kenapa sih kok kesannya kayak, banyak penduduk Indonesia tu yg saling "mengkafirkan" satu sama lain. Ya allaah.. padahal bisa jadi misal sama2 Islam. Aku inget dulu waktu di ITB, pilpres presiden km juga gitu. Aku liat di grup orang depan (yg untuk adanya grup ini aja aku terkaget2), kesannya lawannya tu kafir yang kalo jadi tu bakal kiamat gitu, ya allaah... Dan orang belakang juga gitu, apalah itu waktu itu nempel2 tulisan aneh2 di kampus (dan ditempelnya tengah malem). Yaela mau depan atau belakang yang jadi juga, sama aja tuh ujung2nya bahas kenapa himpunan lebih kuat dari KM, apa KM bubar aja? kk (apasih sus).

Iya intinya aku sedih masyarakat Indonesia masih banyak yang belum dewasa, masih banyak yang belum cerdas, alay, norak dan yaa gitulah :(. [edit 4 bln kemudian: kok aku kasar ya ngatain orang huhu padahal akunya belum tentu baik. Hmm mungkin keadaan waktu itu sama skg beda??] Aku aja sampai no komen banget soal paslon presiden ini. Ya kalo ikut komen, pertama nanti dikira memihak-alay salah satu paslon, kedua aku merasa kalo ikut ngomong berasa jadi bagian dari alay2 itu dan yang jelas sebenernya aku merasa aku tidak dalam kapasitas berbicara sih, ilmuku masih cetek, aku ngga pelajari kedua pasangan beserta tetek bengek kehidupan politik Indonesia dengan begitu menyeluruh. Biar yang lebih pandai (dan lebih bijaksana) saja yang berbicara.

Anyway~~ Selamat memilih presideen (dan wakil2 yang lainnya), semoga siapapun yang jadi, di beri kemudahan oleh Allaah dalam menjalankan roda pemerintahan dan Indonesia selalu berjalan ke arah yang jauh lebih baik (dan cepet jalannya), aamiiin :)

Oya, aku nyoblosnya di Korea lhooo~~ (naon)

1 comment: