"When your head gets noisy, write it down" turn out it looks like a complaining and crazy blog now. It was blog full of critical thinking, social cause awareness, motivation and other positive energy. But at a point, it flipped 180 degree, there some posts tried to back to those "positive energy only", but not yet succeeded. Keep fall and fall. Anyway, dont you think write down your crazy thoughts here is better than to mainstream social media?

Wednesday, October 7, 2015

Selamat Ulang Tahun, Susi!

Sumber: kisahkamu.com
Hari ini, aku membuka sebuah situs komunitas di mana aku merupakan anggota barunya. Ada message tertanggal 6 Oktober, hari yang berakhir sekitar satu jam lalu. Message ucapan selamat ulang tahunkah? Bukan. Aku hanya baru ingat bahwa kemarin adalah tepat tanggal dan bulan lahirku, orang-orang menyebutnya hari ulang tahun. Hari yang, jujur, selalu membuatku sedih, sama sekali tak ingin aku ingat dan sadari bahwa umurku telah bertambah. Semakin besar tuntutan akan kedewasaan, semakin besar tanya sudah berbuat apa aja, semakin dikejar oleh tanggungjawab dan yang membuatku takut, aku semakin dekat dengan kematian. Ya, tak perlu menunggu tanggal 6 Oktober, setiap hari, setiap jam bahkan setiap detik umur kita bertambah. Tapi entah kenapa di momen itu, rasa-rasa tadi lebih mengganggu.

Aku ingin umurku tetap belasan, berasa hidup masih akan panjang. Ah, kini, waktu serasa berjalan begitu cepat. Ini sudah tahun ke-23 sejak kelahiranku. Aku malu, aku masih belum pandai mengelola emosi, masih belum bisa menjadi penyokong hidup keluarga, ah jangankan keluarga, aku sendiri masih merepotkan banyak orang, dan yang paling memalukan, aku masih takut mati, merasa tak punya bekal untuk bertemu Allaah.

Ditanggal kelahiranku kali ini, samasekali tak ada yang mengucapkan HBD dan sejenisnya (sedih nggak sih?). Beberapa waktu lalu, aku sembunyikan tanggal lahirku di facebook. Mm alasannya simple, ngapain saya publish tanggal lahir saya? saya tidak masalah publish umur, tapi ngapain tanggal lahir? (apalagi kalo tahunnya aja yang dihide, ngapain?). Well, terlepas dari boleh tidaknya merayakan hari kelahiran (bid'ah katanya), untuk merayakannya setiap tahun, rasanya kurang menarik, memberi selamat atas bertambahnya usia seseorang juga asa kurang reasonable, lebih proud memberi selamat atas pencapaian seseorang, berhasil ini itu atas usaha ini itu.

Jujur, di satu sisi, aku senang jika ada yang mengucapkan selamat ulang tahun dan semacamnya. Kenapa? ya berarti aku punya teman (eh, sedih banget), bukan, berarti masih ada gitu yang inget sama aku, setidaknya, ada yang tidak mengabaikan notifikasi bahwa "Susila Hadiyati's birthday was on October 6" atau yang lebih mengharukan kalo ada yang say personally. I appreciate it and really thanks. Anyway, since we getting older everyday, lets always thanks to God for everything we have received and pray for the blessing of our rest. May God always guide us in making our life useful.

No comments:

Post a Comment