![]() |
| Sumber: kisahkamu.com |
Aku ingin umurku tetap belasan, berasa hidup masih akan panjang. Ah, kini, waktu serasa berjalan begitu cepat. Ini sudah tahun ke-23 sejak kelahiranku. Aku malu, aku masih belum pandai mengelola emosi, masih belum bisa menjadi penyokong hidup keluarga, ah jangankan keluarga, aku sendiri masih merepotkan banyak orang, dan yang paling memalukan, aku masih takut mati, merasa tak punya bekal untuk bertemu Allaah.
Ditanggal kelahiranku kali ini, samasekali tak ada yang mengucapkan HBD dan sejenisnya (sedih nggak sih?). Beberapa waktu lalu, aku sembunyikan tanggal lahirku di facebook. Mm alasannya simple, ngapain saya publish tanggal lahir saya? saya tidak masalah publish umur, tapi ngapain tanggal lahir? (apalagi kalo tahunnya aja yang dihide, ngapain?). Well, terlepas dari boleh tidaknya merayakan hari kelahiran (bid'ah katanya), untuk merayakannya setiap tahun, rasanya kurang menarik, memberi selamat atas bertambahnya usia seseorang juga asa kurang reasonable, lebih proud memberi selamat atas pencapaian seseorang, berhasil ini itu atas usaha ini itu.
Jujur, di satu sisi, aku senang jika ada yang mengucapkan selamat ulang tahun dan semacamnya. Kenapa? ya berarti aku punya teman (eh, sedih banget), bukan, berarti masih ada gitu yang inget sama aku, setidaknya, ada yang tidak mengabaikan notifikasi bahwa "Susila Hadiyati's birthday was on October 6" atau yang lebih mengharukan kalo ada yang say personally. I appreciate it and really thanks. Anyway, since we getting older everyday, lets always thanks to God for everything we have received and pray for the blessing of our rest. May God always guide us in making our life useful.

No comments:
Post a Comment