"When your head gets noisy, write it down" turn out it looks like a complaining and crazy blog now. It was blog full of critical thinking, social cause awareness, motivation and other positive energy. But at a point, it flipped 180 degree, there some posts tried to back to those "positive energy only", but not yet succeeded. Keep fall and fall. Anyway, dont you think write down your crazy thoughts here is better than to mainstream social media?

Saturday, July 26, 2014

Selamat Bertugas Jokowi-JK

Kini sudah lebih tenang. Kampanye presiden kemarin sungguh memuakkan bagi saya. Berita-berita buruk yang menurut saya nggak mutu beredar di mana-mana. Dunia maya tentu yang sangat mudah di jamah. Kampanye lewat sms juga saya sama sekali tidak suka. Nomor pribadi seenak jidat dipakai kampanye. Muatannya tidak terpuji lagi. Sungguh memuakkan dan mengesalkan. Semoga memang benar, kini sudah lebih tenang.

Saya tidak mengatakan saya tidak mendukung calon ini. Saya juga tidak mengatakan saya lebih mendukung calon yang sana. Saya punya pilihan, namun hanya saya manusia yang tahu. Pilihan saya sendiri, bukan sekedar ikut-ikutan suatu kelompok. Anti fanatisme dan selalu mencoba untuk obyektif.
KPU telah resmi mengumumkan calon presiden yang lebih banyak dipilih rakyat untuk menjadi presiden Republik Indonesia. Joko Widodo alias Jokowi. Siapa Jokowi? Dari walikota Solo menjadi walikota Jakarta kemudian Presiden RI. Kiprahnya melesat begitu cepat. Ini tak lain karena kerja beliau yang dapat dikatakan terbukti rajin. Tentu ini tak lepas dari peran media massa. Apa yang Pak Jokowi kerjakan kabarnya sampai pada masyarakat.

Jujur, kemarin saya sungguh sulit menentukan pilihan. Tapi, ya Bismillaah saya telah berpikir dan saya telah menentukan pilihan. Salah atau benar tak masalah. Mungkin pilihan akan tak sesulit kemarin jika pasangannya adalah Hatta-JK. Seimbang. Dipimpin oleh orang yang matang dan didampingi orang yang berani. Perangkatnya pun saya kira Ok-Ok. mmm Pak Jokowi masih dibutuhkan di Jakarta dan Pak Prabowo, Anda bisa lebih mematangkan diri dan mungkin lebih baik uang yang Anda bayarkan untuk iklan digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Dan maaf, sebenarnya, saya tidak terlalu suka dengan partai merah. Tapi, tak ada gunanya memikirkan hal ini. Hal yang nyatanya tidak terjadi.

OK, Jokowi-JK. Dalam bayangan saya, hal-hal kecil akan banyak disoroti. Ibarat kata, konsentrasi akan lebih pada "mengurusi gorong-gorong" daripada "berlomba menjadi macan asia". Sama sekali bukan masalah. Mungkin memang "gorong-gorong" yang saat ini dibutuhkan masyarakat. Bukankah mereka memang ada untuk melayani masyarakat? memberikan apa yang dibutuhkan masyarakat? bukan membawa bangsa ini pada mimpi para pemimpinnya, meskipun mimpi itu sangat indah.

Sudah saatnya melepas keresahan akan kepemimpinan perangkat negeri yang esok. Jika karena hasil ini ada yang beranjak dari NKRI, percuma, Indonesia tetap ada di sini. Kini, mari memilih nomor 3 : Persatuan Indonesia. Mari berdoa untuk kesejahteraan kita, Indonesia. Kami memilih kalian, bukan berarti kami tak ikut mewujudkan harapan rakyat. Kami mempercayakan negeri ini pada kalian, bukan berarti kami tak mengawasi. Beserta perangkatnya, Selamat Bertugas Jokowi-JK.[]

No comments:

Post a Comment