Saya merasa sangat kesal bahkan muak dengan kampanye yang orang-orang sebut sebagai kampanye hitam. Mencaci sana sini. Isi berita yang jelas-jelas menjelek-jelekkan pun sebenarnya tak tau bagaimana kebenarannya. Siapapun yang membuat. Saya juga tidak suka nomor hp saya digunakan sebagai media kampanye. Apalagi, lagi-lagi kampanye yang cenderung menjelek-jelekkan lawan. Mengganggu, norak dan tak sopan.
Banyak hal-hal logis yang dapat dianalisis sebagai bahan pertimbangan memilih pemimpin negeri. Alangkah indahnya jika ini yang dilontarkan kepada masyarakat. Lebih berpendidikan.
Pemungutan suara untuk memilih capres dan cawapres telah usai hari ini. Semoga kampanye-kampanye lebay benar-benar usai. Saya berdoa, yang terbaiklah yang terpilih, bukan A atau B. Siapapun yang terpilih, semoga memang pasangan tersebutlah yang terbaik. Presiden, wakil dan jajaran yang memang dibutuhkan oleh Indonesia saat ini. Yang dapat membawa Indonesia ke arah yang jauh lebih baik. Pun semoga, kami para pemilih, diberikan keikhlasan menerima segala keputusan dan tetap semangat bersama-sama mengusahakan yang terbaik untuk Indonesia.
No comments:
Post a Comment