Yuk kita bantu saudara kita merasakan kenyamanan dalam rumah ini,
- Kembalikan lagi habit kita yang tidak pernah lupa mencuci gelas setelah kita pakai
- Menutup makanan agar tidak dijamah tikus atau sesuatu yang kotor lainnya
- Membersihkan bekas makanan/minuman termasuk makanan yang sudah orang lain berikan/buatkan untuk kita. Pokoknya yang menghabiskan makanan halal dari orang lain, silakan dicuci, bahasanya mah take and give, not just take
- Merapikan loker masing-masing
- Memastikan kamar mandi terutama toilet dalam keadaan bersih setelah kita pakai. Tengok kebelakang dulu sebelum membuka pintu keluar
- Ketika membuang sampah, pastikan penutupnya tertutup kembali dengan rapi. Kalau sudah tidak bisa ditutup dengan rapi, sudah saatnya diganti plastiknya.
- Tidak menaruh barang pribadi dengan tidak rapi terutama diarea orang lain
- Rajin mengangkat jemuran sendiri yang sudah kering
- Kalau bisa, menjemur pakaian dengan gantungan baju, dan gantungannya diberi nama, biar muatannya lebih banyak dan bisa diangkatin trus ditaruh dikamarnya kalo uda kering
- Mencabut charger dari terminal jika tidak dipakai, meskipun tidak terhubung dengan tools kita karena listriknya masih jalan
- Bantu saudara kita mendengarkan pembicara/khatib dengan baik dengan tidak menimbulkan suara yang dapat mengganggu meskipun itu adalah bacaan alquran kita
Because you look more beautiful when you also have great behavior
Jadilah penghafal Quran yang bisa dengan rapi membuang sampah
Jadilah pengajar tahsin yang bisa dengan bersih membersihkan toilet yang habis dipakai
Jadilah aktivis yang tahu cara menjaga kerapian tempat menjemurnya
Jadilah dai yang bisa belajar dari orang lain
Each person have side that we can learn from he/she. We definitely know that no one people are perfect. But subjectively, we can make differentiation whether a person is just forget, is in urgent or dont care. Once again, we’ll look more beautiful when we also have great behavior.
||
||
Apa yang saya tulis di atas, sebenarnya ingin saya sampaikan kepada teman-teman saya, prosesnya tinggal print dan menempelkannya pada mading atau meng-copy-nya pada note facebook kemudian men-tag teman-teman saya. Tapi rasa takut masih menghantui. Masih ragu apakah saya pantas menyampaikannya pada mereka? karya dan kontribusi mereka sepertinya lebih nyata.
Namun, hal-hal sepele yang saya tulis dengan tidak detail ini, semoga bisa untuk refleksi apakah kita sudah menerapkannya atau belum. sebab hal-hal di atas, sungguh adalah hal-hal sepele yang harusnya tidak terlupakan.[]
No comments:
Post a Comment