"When your head gets noisy, write it down" turn out it looks like a complaining and crazy blog now. It was blog full of critical thinking, social cause awareness, motivation and other positive energy. But at a point, it flipped 180 degree, there some posts tried to back to those "positive energy only", but not yet succeeded. Keep fall and fall. Anyway, dont you think write down your crazy thoughts here is better than to mainstream social media?

Saturday, December 1, 2018

Hanya Aku

Aku pernah memperjuangkanmu saat ternyata kamu sedang memperjuangkan orang lain

Setiap kali pandanganku tak menjangkaumu, aku merindukanmu. Padahal ternyata, kau sedang ada untuk melepas rindu pada yang lain

Pada setiap larut aku mendapatimu di ruang kerjamu, aku mengkhawatirkanmu. Kedinginankah kamu? Laparkah kamu? Kesepiankah kamu? Tapi belakangan aku tahu, didetik yang sama, kau punya orang yang menemanimu dari balik telefon

Kepalaku pernah lama penuh bayanganmu. Satu minggu? Dua minggu? Tidak! Puluhan minggu! Dan kini aku sadar, bahkan aku tak pantas bertanya adakah kamu memikirkanku

Aku yang kata orang sangat tertutup, pernah mempercayakanmu sedikit ceritaku. Ah, kau terlalu asing untuk tau aku sedalam itu

I found it so hard to approach you, but then I realize its not because I am too bad at it, but because you are not open yourself for me

Kemarin, aku sendirian memperjuangkanmu, sendirian bersabar akan ketusnya pesanmu. Pun kini, aku sendirian menahan luka, sendirian menghapus memori akan binar wajahmu saat kau bersua dengannya via suara. Berjuang menahan diri untuk tidak terus menerus bersangka sedang apa kau di sana dengannya dan seberapa bahagia engkau

I will be okay and I shouldnt regret that at all. If I do so, one day I will regret for regretting it today. I am fine.

No comments:

Post a Comment